PEMBELAJARAN DAN HALAQAH TAHFIZH JARAK JAUH PESANTREN MADINATUL QUR’AN DEPOK

PEMBELAJARAN DAN HALAQAH TAHFIZH JARAK JAUH PESANTREN MADINATUL QUR’AN DEPOK


Depok, 18 Maret 2020
Pesantren Madinatul Qur’an Depok mengadakan pembelajaran dan setoran tahfizh jarak jauh dalam upaya mencegah penyebaran virus corona/COVID-19 yang kini masih ramai dan berstatus Pandemi Global.

Setoran Tahfizh Jarak Jauh

Mengingat akan berita yang lagi beredar dan intruksi Walikota Depok dan Gubernur DKI untuk sementara menjaga kesehatan dan interaksi antar individual demi mengantisipasi tertularnya masyarakat Pesantren MAdinatul Qur’an Depok oleh Pandemi Global ini. Pihak Pesantren memberikan waktu cuti kepada santri-santri SMP-SMA TQT Madinatul Qur’an Depok.


Namun,pandemic ini tidak mematahkan semangat para pendidik dan santri untuk selalu melakukan pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi berhasil membakar semangat para pendidik dan santri Madinatul Qur’an Depok untuk selalu mengadakan pembelajaran walaupun dengan jarak jauh melalui Handphone mereka, dimulai dari agenda pagi yang telah disiapkan oleh Panitia pembelajaran Jarak Jauh, hingga setoran tahfizh pagi dan sore, hingga pekerjaan rumah yang insyaallah akan terus terkontrol dengan baik.

Yang kemungkinan pembelajaran jarak jauh akan terus kita jalankan sampai berita pandemi virus mereda.

Penyuluhan dan Pencegahan Virus Corona (2019-Ncov) kepada santri-santri Madinatul Qur’an Depok

Penyuluhan dan Pencegahan Virus Corona (2019-Ncov)  kepada santri-santri Madinatul Qur’an Depok

Depok, 4 Maret 2020.

Penyuluhan dan Pencegahan Virus Corona (2019-Ncov) oleh Dr. Dipo Pramudito kepada santri-santri dan Masyarakat Pesantren Madinatul Qur’an Depok yang diselenggarakan oleh Tim Kesehatan Pesantren.

Tagar #stoppaniklawancorona menjadi trending di twitter. Salah satunya adalah untuk menambah rasa optimisme masyarakat untuk selalu tenang dan tidak perlu panik dalam menghadapi isu tersebarnya corona di Indonesia khususnya di Kota Depok.

Paparan Dr Dipo Pramudito

Sebagai Pesantren yang terletak di Kota Depok, Madintaul Qur’an Depok mengadakan agenda Penyuluhan dan Pencegahan Virus Corona (2019-Ncov) kepada santri-santri dan Masyarakat penghni pesantren. Dengan harapan dan tujuan yang sama yaitu mengenal tentang (2019-Ncov) dan bagaimana pencegahannya.

“Sebagai seorang mu’min marilah kita selalu berbaik sangka kepada Allah SWT, sejalan dengan Allah firmankan dalam hadist Qudsi, “Saya berprasangka sabagaimana prasangka Hambaku,”. Ujar Ustadz Sholihin Hadziq (Ketua Yayasan Madinatul Qur’an)

Sambutan Ketua Yayasan Madinatul Qur’an Depok

Dengan mengangkat optimisme dan fikiran positive, panitia mengambil kutipan hadist Rasulullah Shallahu Alaihi Wasallam :

 ”Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau menjumpai pertolongan Allah ada di hadapanmu” ([HR. At-Tirmidzi).

Sebagai pengingat sekaligus dzikir para peserta untuk selalu berikhtiyar dan bergantung diri kepada Allah Azza Wa Jalla.

PEMBUKAAN USBU’ TA’ARUF DAN TAHUN AJARAN BARU SMP-SMA TQT MADINATUL QUR’AN DEPOK

PEMBUKAAN USBU’ TA’ARUF DAN TAHUN AJARAN BARU SMP-SMA TQT MADINATUL QUR’AN DEPOK

DEPOK MQ-NEWS. 

Pagi begitu cerah. Dari  pukul 06.00 WIB santri Madinatul Qur’an Depok sudah mempersiapkan diri dengan memakai seragam sekolah.

Senin, tanggal 07 Juli 2019 adalah hari awal masuk sekolah tahun ajaran baru 2019-2020.

Bagi santri baru, momen ini adalah pengalaman baru di lingkungan yang baru.

Karena itu, sekolah mengadakan kegiatan Usbu’ Taaruf wa At-taujih, yaitu pekan orientasi dan pengenalan terhadap pesantren, guru-guru, beserta program di dalamnya.

“Kita awali tahun ajaran baru dengan semangat baru.” Tutur Direktur Pendidikan Ustadz. Ghufron Hasan M.I.Kom. pada acara pembukaan Usbu’ Ta’aruf wa At-Taujih. “Kita awali dengan semangat Motto kita ‘Bersih, Tertib, dan Berbudaya’ sebagai semboyan yang kita pegang dalam keseharian pesantren”, tutur beliau lebih lanjut.

Di akhir acara dilakukan pelepasan balon-balon yang menerbangkan kertas-kertas berisi harapan dan cita-cita yang ditulis oleh para santri. Diharapkan mereka menggantungkan cita-cita setinggi langit. (GH)